Beranda » Indeks Berita » Listrik Masuk Desa, Warga Dusun Sei Biang Desa Bengkawan Bengkayang Adakan Syukuran Adat

Listrik Masuk Desa, Warga Dusun Sei Biang Desa Bengkawan Bengkayang Adakan Syukuran Adat

Desa Bengkawan

Foto bersama warga usai syukuran adat, dipimpin langsung oleh Ketua Adat Desa Bengkawan pada Minggu (11/10/2026). (Dok. Beritain Kalbar/Agus)

BERITAINKALBAR.COM, BENGKAYANG – Setelah lama mendambakan masuknya aliran listrik, akhirnya warga Dusun Sei Biang, Desa Bengkawan Kecamatan Seluas, Kabupaten Bengkayang dapat menikmati aliran listrik. Jaringan Listrik Masuk Desa tersebutpun diresmikan secara Adat setempat oleh Kepala Desa Bengkawan dan dipandu oleh Ketua Adat Desa Bengkawan pada Minggu (11/10/2026).

Kepala Desa Bengkawan, Julianus mengungkapkan rasa terimakasih nya atas masuknya jaringan listrik di desanya khususnya wilayah Dusun Sei Biang yang saat ini memiliki jumlah penduduk sekitar 201 KK. Namun Ia juga menyayangkan keputusan pihak PLN yang menghentikan pengerjaan proyek listrik di wilayah Dusun Bumbung.

Baca juga:  Prediksi Cuaca Kalbar 3 Maret 2025, BMKG: Waspada Hujan, Petir dan Angin Kencang!

Ia menjelaskan, sebenarnya di Desa Bengkawan ada 2 titik pengerjaan oleh PLN melalui kontraktor, yakni di Dusun Sei Biang dan di Dusun Bumbung. Namun yang sukses hanya di Dusun Sei Biang sedangkan di Dusun Bumbung belum ada kejelasan kapan kelanjutan pengerjaannya.

“Kami bersyukur dan berterima kasih kepada semua pihak sehingga listrik ini bisa kami nikmati khususnya warga kami yang ada di Dusun Sei Biang ini. Kami ada 3 Dusun, yang saat ini belum teraliri listrik ada 2 Dusun yakni Dusun Bumbung dan Dusun Simpang Empat. Sebenarnya di Dusun Bumbung harusnya sudah selesai juga namun kami tidak tahu mengapa proyek itu terhenti ditengah jalan. Kami berharap Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Pusat melalui berbagai lembaga dibawahnya memperhatikan wilayah kami yang belum teraliri listrik,” ungkapnya.

Baca juga:  Warga Tak Mau Mengungsi, Distribusi Bantuan Banjir Kalbar Terkendala

Salah satu warga Dusun Sei Biang bernama Santo saat ditemui juga mengungkapkan hal yang sama, Ia mengatakan dengan adanya listrik ini semakin mempermudah akses komunikasi dikampungnya dan bisa menerangi anak-anak saat belajar dimalam hari.

“Terima kasih lah kepada pemerintah, baik Pemerintah Pusat , Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Desa. Kami sangat senang, Sekarang kalo nelpon jadi mudah karna dikampung sudah ada wifi, kan wifi tidak bisa hidup kalo tidak ada listrik. Kalo dulu, mau nonton tv pun susah apalagi nelpon harus naik ke puncak dulu untuk dapatkan sinyal. Ditambah lagi anak-anak kami kalo malam hari bisa belajar”.
Kata pria berusia 29 tahun tersebut. (Agus)

Baca juga:  Bupati Ketapang Hadiri Perayaan 25 Tahun Paroki Tembelina, Hadirkan Pelayanan Langsung untuk Warga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *