ISPU Ketapang Turun dari 277 Jadi 178, Kualitas Udara Masih Tidak Sehat

Pantauan udara menggunakan drone kualitas udara di Kabupaten Ketapang pada Selasa 1 September 2026. (Dok. Beritain Kalbar)
BERITAINKALBAR.COM, KETAPANG – Kualitas udara di Kabupaten Ketapang menunjukkan perbaikan dibandingkan hari sebelumnya. Berdasarkan hasil pengukuran Senin, 1 September 2026 pukul 09.00 WIB, Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di Ketapang tercatat 178, turun cukup signifikan dari 277 pada 31 Agustus 2026 pukul 12.00 WIB.
Meski mengalami penurunan sebesar 99 poin, kondisi udara di Ketapang masih berada dalam kategori Tidak Sehat. Parameter kritis yang menjadi perhatian adalah PM2,5, dengan nilai ISPU mencapai 178.
Data pengukuran tersebut merupakan hasil pemantauan kualitas udara ambien di Halaman Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Ketapang, dengan koordinat S 01°49’55.296″ dan E 109°58’40.853″.

Pada pengukuran 1 September 2026 pukul 09.00 WIB, kondisi meteorologis tercatat dengan kelembaban 75,5 persen RH, tekanan udara 759,1 mmHg, dan suhu 28,5°C. Sementara itu, nilai PM10 berada pada angka 99 dan PM2,5 menjadi parameter kritis dengan nilai 178.
Penurunan ISPU dari 277 menjadi 178 berarti terjadi perbaikan sekitar 35,7 persen dibandingkan pengukuran sehari sebelumnya. Namun, angka 178 masih berada pada rentang 101–200, yang termasuk kategori Tidak Sehat.
Warga tetap diminta waspada
Meskipun kondisi udara mulai membaik, masyarakat tetap perlu berhati-hati. Kelompok sensitif, seperti penderita asma dan masyarakat dengan penyakit jantung, perlu memperhatikan kondisi tubuh serta mengikuti anjuran kesehatan.
Untuk masyarakat secara umum, aktivitas fisik yang terlalu lama di luar ruangan sebaiknya dikurangi. Aktivitas berat di luar ruangan juga perlu dibatasi, terutama ketika kualitas udara kembali memburuk.
Penggunaan masker saat beraktivitas di luar ruangan juga dapat menjadi salah satu langkah perlindungan, disertai dengan memperbanyak minum air putih dan mengurangi aktivitas yang berpotensi menambah paparan polusi.
Informasi pada materi pemantauan kualitas udara juga mengingatkan masyarakat untuk mengurangi sumber pencemaran udara dan bersama-sama menjaga lingkungan.
Penurunan ISPU hari ini tentu menjadi kabar baik. Namun, dengan angka 178, kualitas udara Ketapang belum sepenuhnya aman dan masih membutuhkan perhatian masyarakat.




