ISPU Ketapang 13 September 2026 Tembus 291, Kualitas Udara Masih Sangat Tidak Sehat

Udara Ketapang

Kolase kualitas Udara Ketapang 13 Septembr 2026. (IG @lablingda_ketapang)

BERITAINKALBAR.COM, KETAPANG – Kualitas udara di Kabupaten Ketapang kembali berada dalam kondisi mengkhawatirkan. Berdasarkan data terbaru Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ketapang pada Minggu, 13 September 2026 pukul 09.00 WIB, Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) tercatat mencapai 291 dan masuk kategori Sangat Tidak Sehat.

Data tersebut dipublikasikan melalui akun Instagram Laboratorium Lingkungan Daerah Kabupaten Ketapang (@lablingda_ketapang). Angka ISPU 291 berada di zona merah dan hanya berjarak 9 poin dari kategori Berbahaya yang dimulai pada angka di atas 300.

Parameter kritis dalam pengukuran kali ini adalah PM2.5 dengan nilai 291. Sementara itu, PM10 tercatat sebesar 151.

Baca juga:  Pemkab Ketapang Dorong Percepatan Perbaikan 9 Ruas Jalan Provinsi di Wilayah Selatan

Kondisi tersebut menunjukkan tingginya konsentrasi partikel pencemar di udara Ketapang yang berpotensi meningkatkan risiko gangguan kesehatan masyarakat.

PM2.5 Jadi Parameter Kritis

Hasil pengukuran dilakukan di Halaman Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Ketapang dengan koordinat S 01°49’55.296″ dan E 109°58’40.853″.

Pada saat pengukuran pukul 09.00 WIB, kelembapan udara tercatat 70,1 persen RH, tekanan udara 757,6 mmHg, dan suhu mencapai 29,5 derajat Celsius.

Dalam infografis yang dibagikan, DLH Ketapang menempatkan kualitas udara pada kategori Sangat Tidak Sehat. Kategori ISPU 201–300 termasuk Sangat Tidak Sehat, sedangkan nilai lebih dari 300 masuk kategori Berbahaya.

Baca juga:  INFOGRAFIS Kadisdikbud Kalbar akan ke Jakarta Konsultasi SNBP SMA N 1 Mempawah

Masyarakat Diminta Waspada

Kondisi udara dengan ISPU yang mendekati angka 300 perlu menjadi perhatian masyarakat. Paparan polutan, terutama partikel halus PM2.5, dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, termasuk iritasi mata, hidung dan tenggorokan serta gangguan pernapasan.

Kelompok masyarakat yang lebih rentan juga perlu mendapat perhatian lebih, terutama anak-anak, lansia dan ibu hamil.

DLH Ketapang melalui informasi yang dibagikan mengingatkan masyarakat untuk menggunakan masker, mengurangi aktivitas di luar ruangan, menjaga kualitas udara di dalam rumah, memperbanyak minum air putih serta mengikuti informasi terbaru dari instansi resmi.

Baca juga:  Bupati Ketapang Serahkan Bingkisan Lebaran untuk Petugas Kebersihan, Apresiasi Pejuang Subuh

Pantauan Drone Redaksi

Berdasarkan pantauan tim redaksi menggunakan drone dari udara, kondisi kabut asap masih terlihat menyelimuti sejumlah kawasan di wilayah perkotaan Ketapang dan sekitarnya.

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena kualitas udara Ketapang pada Minggu pagi berada pada level Sangat Tidak Sehat dengan ISPU 291, sehingga masyarakat diimbau tetap waspada dan membatasi paparan udara luar ruangan.

Dengan angka ISPU yang sudah mendekati batas kategori Berbahaya, masyarakat diharapkan tidak mengabaikan kondisi kualitas udara dan tetap mengutamakan kesehatan selama kualitas udara belum membaik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *