Sinyal Sulit di Desa Mondi, Kuliah Daring akibat Karhutla hingga Keseharian Warga Terganggu

Ilustrasi keterbatasan akses internet di Desa Mondi, Kecamatan Sekadau Hulu, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat. Jaringan seluler yang belum menjangkau seluruh wilayah membuat warga bergantung pada Wi-Fi untuk mengakses informasi dan berkomunikasi.

Ilustrasi keterbatasan akses internet di Desa Mondi, Kecamatan Sekadau Hulu, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat. Jaringan seluler yang belum menjangkau seluruh wilayah membuat warga bergantung pada Wi-Fi untuk mengakses informasi dan berkomunikasi.

Pengalaman Maria dan Teguh memperlihatkan bahwa keterbatasan koneksi memengaruhi beragam kebutuhan warga. Bagi pemuda seperti Teguh, internet menjadi sarana memperoleh informasi dan berkomunikasi. Bagi mahasiswa seperti Maria, kualitas koneksi menentukan kelancaran mengikuti perkuliahan ketika berada ratusan kilometer dari kampusnya.

Di tengah kebutuhan sehari-hari dan pendidikan yang semakin bergeser ke ruang digital, warga Mondi memerlukan akses internet yang tersedia ketika dibutuhkan.

Baca juga:  Awal Karier Vidi Aldiano: dari Bakat Muda hingga Menjadi Bintang Pop Indonesia

Wi-Fi telah menjadi penopang penting, tetapi pemerataan jangkauan dan kestabilan layanan masih menjadi kebutuhan yang perlu dijawab. (JA)

*

Liputan ini dikerjakan dengan dukungan Beasiswa Liputan Isu Hak Digital SAFEnet 2026

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *