Makna Logo HUT ke-255 Kota Pontianak 2026 dan Arti Slogan Kite Jage Kite

Logo HUT ke-255 Kota Pontianak memuat simbol ketangguhan dan persatuan. Kenali makna lima warna, lima elemen utama, serta slogan Kite Jage Kite.
BERITAINKALBAR.COM, PONTIANAK – Hari Jadi ke-255 Kota Pontianak pada 23 Oktober 2026 mengusung tema “Pontianak Tangguh Bersahabat” dengan slogan “Kite Jage Kite”. Identitas peringatan ini tidak hanya menandai usia kota, tetapi juga membawa pesan tentang ketangguhan, persatuan, dan kepedulian masyarakat.
Filosofi tersebut tercermin dalam logo peringatan yang menggabungkan bentuk, warna, dan sejumlah elemen yang berkaitan dengan karakter Kota Pontianak. Sungai, budaya, khatulistiwa, manusia, dan alam menjadi unsur penting dalam menggambarkan identitas kota.
Makna Logo HUT ke-255 Kota Pontianak
Berdasarkan uraian dalam materi identitas visual yang diberikan, logo Hari Jadi ke-255 Kota Pontianak dikembangkan dari interpretasi siluet peta kota yang menyerupai kepalan tangan jika dilihat dari sudut tertentu.
Bentuk kepalan tangan melambangkan ketangguhan dan kekuatan masyarakat dalam menghadapi tantangan. Jemari yang merapat menggambarkan persatuan, persahabatan, dan semangat saling menopang.
Perpaduan bentuk dalam logo juga membentuk angka 255 sebagai penanda usia Kota Pontianak. Identitas tersebut menyatukan simbol usia kota dengan pesan tentang kekuatan kolektif masyarakat.
Logo itu turut membawa gagasan “Ruang Ketiga”, yakni ruang bersama yang memungkinkan warga bertemu, berinteraksi, dan saling memahami tanpa dominasi satu kelompok. Gagasan ini menekankan pentingnya ruang sosial yang terbuka bagi masyarakat dengan latar belakang berbeda.
Lima Elemen yang Menggambarkan Pontianak

Identitas visual HUT ke-255 Kota Pontianak memuat lima elemen utama yang merepresentasikan karakter kota.
- Sungai
Sungai menggambarkan jalur penghubung kehidupan masyarakat. Keberadaan sungai memiliki kaitan erat dengan sejarah, aktivitas, dan perkembangan Pontianak.
- Budaya
Elemen budaya mencerminkan keberagaman identitas masyarakat. Perbedaan tradisi dan latar belakang menjadi bagian dari karakter Pontianak sebagai kota yang dihuni berbagai kelompok.
- Khatulistiwa
Khatulistiwa menegaskan karakter geografis Pontianak. Identitas ini menjadi salah satu penanda yang membedakan Pontianak dari kota-kota lainnya di Indonesia.
- Manusia
Manusia ditempatkan sebagai unsur utama yang menghidupkan kota. Pembangunan dan kemajuan Pontianak berkaitan dengan peran serta masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di dalamnya.
- Alam
Alam menggambarkan hubungan kehidupan masyarakat dengan lingkungan. Elemen ini juga mengingatkan pentingnya menjaga keberlanjutan lingkungan dalam pembangunan kota.




