Revitalisasi SMAN 1 Siantan Mempawah Dikebut, Pemprov Kalbar Pantau Progres Pembangunan

Kepala Bapperida Provinsi Kalbar, Linda Purnama, bersama Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalbar, Syarif Faisal Alkadri, saat meninjau langsung ke SMAN 1 Siantan pada Kamis (29/10/2026).
Revitalisasi SMAN 1 Mempawah
Revitalisasi ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menyediakan fasilitas pendidikan yang lebih layak, aman, dan nyaman bagi peserta didik maupun tenaga pendidik. Ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai dinilai penting untuk menunjang kelancaran kegiatan belajar mengajar serta menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif.
Untuk memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai perencanaan, Kepala Bapperida Provinsi Kalbar, Linda Purnama, bersama Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalbar, Syarif Faisal Alkadri, melakukan peninjauan langsung ke SMAN 1 Siantan pada Kamis (29/10/2026).
Dalam kunjungan tersebut, keduanya melihat secara langsung perkembangan pekerjaan fisik revitalisasi, sekaligus memeriksa kondisi sejumlah sarana dan prasarana sekolah yang sedang diperbaiki. Peninjauan ini juga menjadi bagian dari evaluasi terhadap pelaksanaan pembangunan agar hasil pekerjaan nantinya sesuai dengan kebutuhan sekolah.
Pantau Progres Pembangunan Sekolah
Peninjauan lapangan dilakukan untuk mengetahui sejauh mana perkembangan revitalisasi serta memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.
Selain melihat kondisi fisik bangunan, pemerintah turut memperhatikan kelayakan dan kualitas fasilitas yang dibangun. Aspek keamanan, kenyamanan, serta fungsi setiap sarana menjadi perhatian agar fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh warga sekolah.
Pengawasan secara langsung juga diperlukan untuk mengidentifikasi apabila terdapat kendala selama proses pengerjaan. Dengan demikian, berbagai persoalan yang berpotensi memengaruhi pelaksanaan pembangunan dapat segera dievaluasi dan ditindaklanjuti oleh pihak terkait.
Koordinasi antara Bapperida dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalbar menjadi bagian penting dalam mengawal program revitalisasi tersebut. Pengawalan dilakukan tidak hanya terhadap progres pekerjaan fisik, tetapi juga mencakup kesesuaian pelaksanaan dengan perencanaan, penggunaan anggaran, serta target waktu penyelesaian.
Infrastruktur Memadai Dukung Kegiatan Belajar Mengajar
Pembenahan infrastruktur pendidikan merupakan salah satu aspek penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan. Kondisi ruang belajar, bangunan sekolah, serta fasilitas pendukung lainnya memiliki keterkaitan dengan kenyamanan dan kelancaran proses pembelajaran.
Lingkungan sekolah yang aman dan nyaman diharapkan dapat memberikan ruang bagi siswa untuk mengikuti kegiatan belajar secara lebih optimal. Begitu pula bagi tenaga pendidik, fasilitas yang memadai dapat menunjang pelaksanaan tugas dan aktivitas pembelajaran sehari-hari.
Melalui revitalisasi SMAN 1 Siantan, pemerintah berupaya memastikan fasilitas pendidikan dapat memenuhi kebutuhan warga sekolah. Pembangunan dan perbaikan sarana prasarana juga diharapkan memberikan manfaat dalam jangka panjang, sehingga sekolah memiliki lingkungan belajar yang lebih representatif.
Diharapkan Segera Rampung dan Dimanfaatkan
Pemprov Kalbar berharap proses revitalisasi SMAN 1 Siantan dapat diselesaikan sesuai dengan jadwal dan ketentuan yang telah direncanakan. Setelah pembangunan rampung, fasilitas yang telah diperbaiki diharapkan segera dapat dimanfaatkan untuk mendukung berbagai aktivitas pendidikan.
Pengawasan dan koordinasi lintas perangkat daerah akan terus menjadi bagian dari upaya memastikan program pembangunan berjalan sesuai sasaran. Hal ini penting agar anggaran dan sumber daya yang dialokasikan dapat memberikan manfaat nyata bagi peningkatan pelayanan pendidikan.
Melalui pembenahan infrastruktur sekolah, Pemprov Kalbar berupaya memperkuat pemerataan fasilitas pendidikan sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang lebih layak bagi masyarakat. Revitalisasi SMAN 1 Siantan diharapkan menjadi salah satu langkah dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Mempawah dan Kalimantan Barat secara keseluruhan.




