Produk Usaha Abon Boniku Dorong Ekonomi Perempuan Pesisir di Batu Ampar Naik Kelas

Rumah produksi Boniku Abon Ikan di Desa Batu Ampar, Kubu Raya, menjadi harapan baru ekonomi perempuan pesisir melalui KUPS Cita Rasa Pesisir yang mengolah ikan lokal menjadi produk bernilai jual.

Rumah produksi Boniku Abon Ikan di Desa Batu Ampar, Kubu Raya, menjadi harapan baru ekonomi perempuan pesisir melalui KUPS Cita Rasa Pesisir yang mengolah ikan lokal menjadi produk bernilai jual.

BERITAINKALBAR.COM, KUBU RAYA – Rumah produksi Boniku olahan Abon Ikan di Desa Batu Ampar, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya, menjadi titik penting tumbuhnya harapan baru ekonomi masyarakat pesisir. Pada Selasa, 19 Mei 2026, rumah produksi tersebut mendapat atensi langsung dari Bupati Kubu Raya Sujiwo yang meresmikan produk olahan ikan lokal bersama Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) Cita Rasa Pesisir.

Dari rumah produksi itu, KUPS Cita Rasa Pesisir mulai mengolah kekayaan ikan lokal menjadi abon bernilai jual.

Produk tersebut tidak hanya hadir sebagai olahan pangan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun sumber ekonomi alternatif bagi masyarakat Batu Ampar di tengah dorongan untuk mengurangi ketergantungan terhadap arang bakau.

Unit usahan ini merupakan bagian dari penguatan ekonomi masyarakat melalui program Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) dalam Delta Kapuas Project yang diinisiasi bersama Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Batu Ampar, SAMPAN Kalimantan, dan PT Belantara Sejahtera Mandiri.

Baca juga:  Perhutanan Sosial Solusi Cegah Karhutla, Ditjen PS Soroti Peran Kolaborasi SAMPAN Kalimantan

KUPS Cita Rasa Pesisir sendiri baru dibentuk pada 20 Maret 2026, meski masih tergolong baru, kelompok ini mulai menunjukkan potensi pengembangan ekonomi lokal berbasis hasil perikanan. Apresiasi dari pemerintah daerah pun menjadi dorongan penting bagi kelompok tersebut untuk terus meningkatkan produksi dan memperluas pasar.

Produk abon ikan itu mendapat respons positif dari Bupati Sujiwo, setelah mencicipi abon ikan buatan masyarakat Batu Ampar, Sujiwo langsung memborong produk tersebut.

Produk abon ikan tersebut mendapat apresiasi langsung dari Sujiwo. Setelah mencicipi abon ikan buatan masyarakat Batu Ampar, ia langsung memborong produk tersebut.

“Saya borong. Saya akan stok buat lauk. Karena tadi saya tanya bahannya tidak dicampur, murni ikan dan dibumbuin rempah,” kata Bupati Sujiwo saat mengunjungi rumah produksi Boniku Abon Ikan di Desa Batu Ampar, Selasa (19/5/2026).

Sujiwo menuturkan, abon ikan Batu Ampar memiliki potensi besar karena dibuat dari sumber daya alam lokal, seperti ikan tenggiri, toman, dan betutu. Menurutnya, produk tersebut memiliki cita rasa yang enak karena menggunakan bahan murni ikan dan bumbu rempah.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada SAMPAN Kalimantan yang telah membina kelompok usaha setempat. Pembinaan itu dinilai penting karena membantu masyarakat mengolah potensi lokal menjadi produk bernilai tambah.

Selanjutnya, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya merencanakan dukungan senilai Rp25 juta bagi KUPS Cita Rasa Pesisir melalui mekanisme bantuan dari dinas terkait. Bantuan tersebut nantinya tidak diberikan dalam bentuk uang tunai, tetapi disesuaikan dengan kebutuhan kelompok.

“Kalau langsung uang kita tidak bisa berikan, tapi berupa barang atau apa. Nanti kepala dinas yang akan komunikasi dengan Pak Kades dan teman-teman lainnya,” tutur Sujiwo.

Baca juga:  Regulasi Baru Permenhut 6/2026, Perkuat Perhutanan Sosial dalam Perdagangan Karbon

Dukungan itu diharapkan dapat memperkuat kapasitas produksi KUPS, terutama dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas produk Boniku Abon Ikan. Bantuan berupa peralatan maupun kebutuhan produksi dinilai lebih tepat sasaran karena dapat langsung digunakan oleh kelompok.

Lebih jauh, Sujiwo menyampaikan tekadnya untuk menjadikan Desa Batu Ampar sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Kubu Raya. Menurutnya, Batu Ampar memiliki potensi besar karena didukung alam yang bagus, akses yang mudah, lingkungan yang bersih, dan masyarakat yang ramah.

“Insyaallah saya akan wujudkan Desa Batu Ampar ini menjadi destinasi, menjadi tujuan wisata. Ini bukan wacana, saya akan perjuangkan,” tegasnya.

Dalam rencana pengembangan wisata tersebut, produk lokal seperti abon ikan diharapkan menjadi salah satu daya tarik tambahan. Wisatawan yang datang ke Batu Ampar tidak hanya menikmati alam dan kawasan pesisir, tetapi juga dapat membawa pulang produk khas buatan masyarakat setempat.

Bupati Kubu Raya Sujiwo saat mengunjungi rumah produksi Boniku Abon Ikan di Desa Batu Ampar, Kecamatan Batu Ampar, Selasa, 19 Mei 2026. Kunjungan ini menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan ekonomi perempuan pesisir melalui produk olahan ikan lokal.

“Kemudian oleh-olehnya salah satunya seperti ini, nanti macam-macam lainnya. Ada rencana mau bikin apa, bikin apa. Ibu semangat ya. Insyaallah nanti kita bantu semaksimal mungkin dari pemerintah daerah,” ucap Sujiwo memotivasi.

Setelah mendapat dukungan tersebut, Ketua KUPS Cita Rasa Pesisir, Salma, menyampaikan apresiasi kepada Bupati Sujiwo. Menurut perempuan berusia 50 tahun itu, kunjungan dan perhatian pemerintah daerah memberi semangat besar bagi kelompoknya untuk terus mengembangkan usaha.

“KUPS sangat berterima kasih atas kunjungan dan perhatian Bupati yang meresmikan rumah produksi abon ikan. Kunjungan Bupati sangat memberi semangat masyarakat untuk lebih produktif menggali potensi ekonomi selain arang bakau,” kata Salma.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *