Beranda » Indeks Berita » Pemprov Kalbar Tanam 24 Pohon Produktif di Lahan Bekas Karhutla Bengkayang, 600 Bibit untuk Penghijauan

Pemprov Kalbar Tanam 24 Pohon Produktif di Lahan Bekas Karhutla Bengkayang, 600 Bibit untuk Penghijauan

BERITAINKALBAR.COM, BENGKAYANG – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov Kalbar) mendorong pemulihan lahan bekas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui kegiatan penghijauan dan penanaman tanaman produktif. Upaya ini dilakukan agar kawasan yang sebelumnya terdampak kebakaran dapat kembali hijau sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Komitmen tersebut ditunjukkan Gubernur Kalbar Ria Norsan melalui kegiatan penanaman pohon di lahan bekas karhutla di Desa Karimunting, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang, dalam rangkaian kegiatan Gema Membangun Desa, Sabtu (31/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Ria Norsan secara langsung menanam 24 batang pohon produktif yang terdiri atas mangga, jambu citra, dan matoa. Penanaman ini menjadi bagian dari langkah rehabilitasi lahan pascakebakaran sekaligus mendorong pemanfaatan kawasan secara berkelanjutan.

Baca juga:  Tegas Tolak Transmigrasi, PMKRI Cabang Pontianak: Ini Abaikan Kesejahteraan Masyarakat Lokal

Ria Norsan menekankan bahwa pemilihan jenis tanaman untuk penghijauan perlu disesuaikan dengan karakteristik dan kondisi tanah. Pada kawasan tanah mineral, masyarakat dapat mengembangkan berbagai tanaman buah sebagai bagian dari upaya penghijauan.

Sementara itu, untuk kawasan gambut, jenis tanaman yang dipilih perlu menyesuaikan kondisi lahannya, seperti nanas, jagung, buah naga, maupun lidah buaya.

Pendekatan tersebut diharapkan tidak hanya membantu memulihkan kondisi lingkungan, tetapi juga menjadikan lahan bekas terbakar lebih produktif. Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh manfaat ekonomi sekaligus memiliki dorongan untuk menjaga kelestarian kawasan.

Baca juga:  Fokus Pemerataan Pendidikan Wong Cilik, Bupati Ketapang Ajak Masyarakat Daftarkan Anak ke Sekolah Rakyat

Dukungan terhadap program penghijauan juga diperkuat melalui penyediaan 600 batang bibit oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Kalbar. Bibit tersebut nantinya dibagikan kepada masyarakat dan instansi setempat untuk mendukung penanaman di berbagai lokasi.

Adapun jenis bibit yang disiapkan meliputi ketapang kencana, kopi, jambu citra, mangga, durian, dan matoa.

Pemulihan lahan pascakarhutla menjadi salah satu tahapan penting dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan. Selain upaya pemadaman untuk menghentikan penyebaran api, rehabilitasi diperlukan guna membantu mengembalikan fungsi lingkungan dan memperbaiki kondisi kawasan yang terdampak.

Baca juga:  Bank Kalbar Sukses Jaga Stabilitas Sepanjang 2025, Kredit dan Dana Masyarakat Terus Menguat

Karena itu, Pemprov Kalbar turut mendorong keterlibatan masyarakat dalam merawat pohon yang telah ditanam maupun bibit yang dibagikan. Keberhasilan penghijauan tidak hanya ditentukan oleh jumlah pohon yang ditanam, tetapi juga konsistensi pemeliharaan agar tanaman dapat tumbuh dan berkembang.

Melalui program ini, lahan bekas karhutla diharapkan dapat kembali menjadi kawasan hijau yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekaligus mendukung potensi ekonomi masyarakat di Kabupaten Bengkayang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *