Harga Karet Dunia Terus Naik, Update Terbaru 27 Mei 2026 dari Pasar Global

Harga Karet

Ilustrasi Petani Menyadap Getah Karet

BERITAINKALBAR.COM, NASIONAL  – Harga karet global kembali menunjukkan tren positif menjelang akhir Mei 2026. Penguatan harga ini turut berdampak pada harga jual karet di tingkat petani, khususnya di wilayah Sumatera Selatan yang dalam beberapa hari terakhir mengalami kenaikan bertahap.

Mengutip unggahan akun Instagram exploremuba, berdasarkan data Singapore Exchange (SGX) Sicom pada Rabu (20/5/2026), harga karet dunia berada di level 223,6 sen dolar AS per kilogram dengan asumsi kurs Rp17.630 per dolar AS.

Dari perhitungan tersebut, harga karet dengan kadar Karet Kering (KKK) 100 persen tercatat mencapai Rp39.421 per kilogram. Angka tersebut naik Rp275 dibandingkan perdagangan sehari sebelumnya yang berada di level Rp39.146 per kilogram.

Baca juga:  Pemprov Kalbar Percepat Program CKG untuk Tingkatkan Deteksi Dini Penyakit

Meski demikian, nominal tersebut disebut belum termasuk potongan biaya produksi di tingkat lapangan.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Petani Karet Indonesia (Apkarindo) Sumsel, H. Rudi Arpan, menilai penguatan harga tersebut mencerminkan kondisi pasar global yang masih cukup baik.

“Kondisi ini mencerminkan permintaan pasar global yang masih aktif, sementara pasokan karet dunia belum sepenuhnya pulih. Situasi tersebut membuat tren harga karet berada dalam fase bullish hingga menjelang akhir pekan,” kata Rudi.

Ia juga mengimbau para petani untuk tetap menjaga kualitas bahan olah karet agar harga jual tetap kompetitif di pasar.

Baca juga:  Nostalgia Momen Indah Diogo Jota Bersama Liverpool: Trofi Hingga Penghargaan Individu

Selain data dari SGX Sicom, sejumlah sumber internasional juga menunjukkan bahwa harga karet dunia masih bergerak dalam tren penguatan hingga 27 Mei 2026.

Data Trading Economics mencatat harga karet global pada 26 Mei 2026 naik menjadi 223,10 sen dolar AS per kilogram atau meningkat sekitar 0,59 persen dibanding hari sebelumnya. Dalam satu bulan terakhir, harga karet disebut telah menguat lebih dari 5 persen.

Sementara itu, data pasar komoditas yang dirilis Databoks Katadata juga menunjukkan harga Rubber TSR20 Futures masih bertahan di kisaran US$222 per 100 kilogram pada perdagangan 27 Mei 2026. Laporan tersebut menyebut harga karet global sepanjang tahun ini mengalami kenaikan lebih dari 20 persen dibanding awal tahun.

Baca juga:  Kapan BLT Rp900 Ribu Cair? Menkeu Purbaya Beberkan Waktu dan Kendala Keterlambatan

Penguatan harga karet dunia juga dilaporkan sejumlah media komoditas internasional dan regional yang memantau pergerakan SGX-Sicom. Harga karet disebut terus bergerak positif sejak akhir April hingga Mei 2026 seiring meningkatnya permintaan industri global dan belum pulihnya pasokan secara penuh.

Dengan tren tersebut, harga karet di tingkat petani diperkirakan masih berpotensi bertahan di level tinggi dalam beberapa waktu ke depan, terutama jika permintaan pasar ekspor tetap stabil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *