Kunjungan Kerja di PT WKN Seluas, Neneng Minta Perusahaan Penuhi Hak Pekerja dan Penggunaan CSR Agar Tepat Sasaran

Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Neneng, S.Sos.,M.Sos saat melakukan kunjungan ke PT. Wawasan Kebun Nusantara (WKN) Kecamatan Seluas, Kabupaten Bengkayang. (Dok. Beritain Kalbar/Agus)
BERITAINKALBAR.COM, BENGKAYANG – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Neneng, S.Sos.,M.Sos melakukan kunjungan ke PT Wawasan Kebun Nusantara (WKN) dalam rangka menekankan kepedulian perusahaan terhadap hak-hak pekerja serta menekankan agar CSR PT WKN tepat sasaran dan berdampak positif bagi masyarakat sekitar khususnya wilayah Kec. Seluas dan Kec. Jagoi Babang Kabupaten Bengkayang, Rabu (21/10/2026).
Dalam pertemuan ini, Neneng diterima langsung oleh HCO PT WKN, Rano dan beberapa staff dibawahnya. Dalam penyampaiannya, Rano yang mewakili PT WKN membuka pertemuan dengan memaparkan jumlah seluruh pekerja lokal dan non lokal yang menjadi tenaga kerja di PT WKN serta mengulas sedikit terkait Corporate Sosial Responsbility (CSR) perusahaan.
“Terima kasih atas kunjungan Ibu Neneng yang berkenan menyapa kami disini. Terkait dengan tenaga kerja, sejauh ini karyawan kami berjumlah 950 orang yang mana 67,9% adalah tenaga lokal yang kami berdayakan. Sementara untuk jaminan kesehatan dan Jamsostek pekerja semuanya sudah terdaftar, selain itu karyawan tetap kami juga kami berikan tunjangan beras kurang lebih sekitar 30-46 Kg per bulan jika karyawan tersebut tidak mangkir dalam satu bulan penuh,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa sejauh ini beberapa kegiatan, bantuan sosial bencana alam, dan bantuan infrastruktur di masyarakat juga dibantu oleh perusahaan.
“Untuk CSR Bu, sebenarnya bukan kapasitas saya untuk berbicara hal ini namun sejauh ini yang saya lihat perusahaan selalu hadir dalam membantu kegiatan kemasyarakatan, bantuan sosial bencana alam seperti banjir, dan memperbaiki akses infrastruktur bagi masyarakat sekitar, dan saya rasa itu adalah bagian dari CSR perusahaan kami. Sebagai bagian dari masyarakat, tentu kami akan selalu menjalin kemitraan yang harmonis dengan masyarakat sekitar,” pungkasnya.
Neneng menyayangkan karna tidak bisa bertemu langsung dengan tim yang membidangi CSR PT WKN. Ia juga menjelaskan bahwa CSR merupakan program yang wajib dilaksanakan oleh perusahaan.
“Sayang sekali ya tim CSR PT WKN tidak bisa hadir, tapi tidak jadi masalah, saya ingin menegaskan CSR ini wajib dilaksanakan oleh perusahaan terutama untuk masyarakat sekitar. Kan tidak baik jika perusahaan ada disini tapi akses jalan masyarakat tidak diperbaiki, rumah-rumah ibadah masih kumuh, bila perlu CSR ini juga digunakan untuk memberikan beasiswa kepada anak-anak kita yang berprestasi,” kata perempuan kelahiran Pejampi itu.
Neneng juga menyampaikan apresiasi kepada PT WKN karna sejauh ini Ia dapat laporan bahwa PT WKN tidak pernah terlambat membayar hak-hak karyawannya.
“Saya ini Pak, sering ke Tadan, Kerumbi, Setangah Jaya, Pereges, karna saya ini orang Pejampi, saya apresiasi karna informasi yang saya dapat PT WKN ini tidak pernah terlambat membayar hak-hak karyawannya, berarti perusahaan ini masih sehat. Ingat ya, yang baik dilanjutkan dan yang belum baik harus diperbaiki,” katanya sambil tersenyum.
Dalam pertemuan tersebut Neneng juga mengajak beberapa tokoh masyarakat dari Desa Bengkawan, Desa Sentangau Jaya, dan Desa Seluas. Aliyanto salah satunya, aa mengucapkan terima kasih karna Anggota DPRD Kalbar Dapil Singkawang – Bengkayang dari Partai Demokrat ini hadir langsung menyerap aspirasi masyarakat.
“Terima Kasih Bu Neneng, selama ini hubungan kami dengan PT WKN sangat baik, memang ada beberapa hal yang masih kurang baik, namun dengan kehadiran Ibu hari ini mudah-mudahan bisa menjadi semangat bagi kami selaku tokoh Masyarakat dan pengingat bagi PT WKN sebagai mitra kami,” ujar mantan Kepala Desa Bengkawan itu.
Dalam pesan penutupnya Neneng berjanji akan kembali mengunjungi PT. WKN dan meminta agar sub-sub bagian manajemen PT WKN Hadir dan berdialog dengannya bersama masyarakat. (Agus)




