Ria Norsan Pesan Jemaah Haji Kalbar Jaga Kesabaran dan Hindari Perdebatan

Jemaah Haji

(Dok. Istimewa)

BERITAINKALBAR.COM, PONTIANAK – Pelepasan jemaah haji Kalimantan Barat tahun 2026 berlangsung penuh kekhidmatan di Pendopo Gubernur Kalbar pada Senin 4 Mei 2026. Gubernur Ria Norsan hadir langsung memberikan arahan dan motivasi kepada para calon jemaah sebelum bertolak menuju Tanah Suci.

Dalam arahannya, Norsan menyampaikan bahwa ibadah haji merupakan ibadah yang membutuhkan kesiapan lahir dan batin. Selain kesiapan fisik, para jemaah juga diminta menjaga kesabaran serta mampu mengendalikan emosi selama menjalankan seluruh rangkaian ibadah.

Baca juga:  Anak Tenggelam di Sungai Malaya, Wali Kota Pontianak Datangi Rumah Duka

“Ibadah haji ini memerlukan kesabaran yang besar. Kalau ongkosnya sekarung, maka sabarnya harus sepuluh karung,” ujar Norsan

Ia menjelaskan bahwa selama berada di Tanah Suci, para jemaah akan bertemu dengan jutaan umat Islam dari berbagai negara dengan budaya dan kebiasaan yang berbeda. Karena itu, menjaga akhlak dan sikap menjadi bagian penting dalam menyempurnakan ibadah haji.

Norsan juga mengingatkan tiga hal yang harus dihindari selama berhaji, yaitu rafats, fusuk, dan jidal.

Baca juga:  Tema Pekan Gawai Dayak 2025, Usung Pesan Mendalam yang Sakral dan Buat Bangga!

“Rafats itu tidak boleh mengucapkan kata-kata kotor, fusuk tidak boleh berbuat yang kurang baik, dan jidal itu jangan berbantah-bantahan atau berdebat,” jelasnya.

Selain memberi pesan kepada jemaah, Norsan turut menekankan pentingnya pelayanan maksimal dari para petugas haji. Ia meminta seluruh petugas bekerja dengan ikhlas dan mengutamakan kebutuhan jemaah selama perjalanan dan pelaksanaan ibadah.

“Pesan saya kepada petugas, layanilah masyarakat dengan hati yang ikhlas dan utamakan kepentingan jemaah,” katanya.

Baca juga:  HUT Pontianak Diperingati Setiap Tanggal Berapa, Event Apa saja yang Dirayakan?

Pemerintah Provinsi Kalbar berharap seluruh proses keberangkatan hingga kepulangan jemaah berjalan lancar serta seluruh jemaah dapat kembali dalam keadaan sehat dan membawa keberkahan bagi keluarga serta daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *