Kolase Journalist Camp 2026 di Desa Medan Mas Kampanyekan Pelestarian Mangrove

Sebanyak 19 jurnalis dan kreator konten mengikuti Kolase Journalist Camp 2026 di Desa Medan Mas, Kubu Raya, untuk memperkuat kampanye pelestarian mangrove dalam rangka International Mangrove Day.
BERITAINKALBAR.COM, KUBU RAYA – Sebanyak 19 jurnalis dan kreator konten dari berbagai media massa di Kalimantan Barat mengikuti Kolase Journalist Camp (KJC) 2026 yang digelar di Desa Medan Mas, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya, mulai Jumat (24/7/2026). Kegiatan yang berlangsung hingga 26 Juli 2026 ini menjadi bagian dari peringatan International Mangrove Day dengan mengusung tema “Reconnecting Mangrove”.
Program tersebut merupakan hasil kolaborasi Yayasan Kolase, Yayasan Hutan Biru (Blue Forests), Blue Ventures, serta Pemerintah Desa Medan Mas untuk memperkuat peran media dalam mengangkat isu pelestarian ekosistem mangrove dan pembangunan masyarakat pesisir.
Setibanya di Desa Medan Mas, seluruh peserta disambut dengan tradisi adat beras kuning sebagai bentuk penghormatan kepada tamu. Penyambutan tersebut menjadi kesan pertama yang memperlihatkan kuatnya nilai budaya lokal yang masih terjaga di kawasan pesisir tersebut.
Ketua Yayasan Kolase, Andi Fachrizal, mengaku terkesan dengan sambutan hangat masyarakat Desa Medan Mas.
“Sangat terkesan kami datang langsung di sambut dengan beras kuning. Kami sangat menghargai nilai-nilai lokal yang tetap tumbuh di Desa Medan Mas dan bagi kami ini adalah sebuah kejutan,” ujarnya.
Peserta kegiatan berasal dari berbagai media di Kalimantan Barat, di antaranya Pontianak Post, Suara Kalbar, Kompas TV, LKBN Antara, RRI, Warta Pontianak, Inside Pontianak, Tribun Pontianak, Iniborneo, serta kreator konten dari Pontianak Infomedia, Pontianak Disway, dan Melawi Spezial.
Kepala Desa Medan Mas, Wira, menegaskan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam menjaga kawasan mangrove yang menjadi benteng alami wilayah pesisir.
“Salah satunya adalah bukti kita semua untuk berkomitmen yaitu pentingnya dalam proses penjagaan kawasan mangrove yang ada di kawasan ini, terutama Desa Medan Mas, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya. Kita tidak bisa bekerja sendiri. Pemerintahan desa tidak bisa kerja sendiri tanpa kita semua serta teman jurnalis ini yang bisa mengangkat potensi desa yang ada di Desa Medan Mas ini,” katanya.
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta akan mengikuti berbagai kegiatan lapangan dan diskusi. Pada hari pertama, peserta melakukan field walk menyusuri kawasan mangrove untuk mengidentifikasi jenis vegetasi, membuat transek pengamatan, dan mendiskusikan hasilnya di Learning Center Desa Medan Mas.
Hari kedua akan diisi dengan agenda Kuliah Pesisir, berupa diskusi bersama tokoh lokal, dialog mengenai tantangan ekonomi masyarakat pesisir, hingga praktik citizen journalism bersama warga desa.




