Daftar Pantangan Makanan untuk Penderita Asam Lambung dan GERD

Ilustrasi Asam Lambung (Dok. Beritain Kalbar)
BERITAINKALBAR.COM, LIFESTYLE – Bagi orang yang hidup dengan GERD atau gangguan asam lambung, urusan makan bukan lagi sekadar soal selera. Pilihan makanan yang keliru bisa langsung memicu rasa panas di dada, perih di tenggorokan, hingga napas terasa sesak dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Karena itu, mengenali dan menghindari makanan pemicu menjadi langkah penting agar gejala tidak sering kambuh.
Ada sejumlah jenis makanan dan minuman yang diketahui dapat memperparah refluks asam lambung. Berikut daftar pantangan yang sebaiknya diperhatikan, sebagaimana dilansir dari Eat This Not That.
1. Makanan Gorengan
Makanan yang digoreng cenderung sulit dicerna, sehingga lambung harus bekerja lebih keras dan menghasilkan asam lebih banyak. Kandungan lemak tinggi juga memicu pelepasan hormon yang dapat melemahkan katup esofagus bagian bawah (LES), sehingga asam lebih mudah naik. Ayam goreng, kentang goreng, hingga mozzarella stick termasuk yang sebaiknya dihindari.
2. Jeruk dan Buah Sitrus
Meski kaya vitamin C dan serat, buah sitrus seperti jeruk, lemon, jeruk nipis, dan jeruk bali dapat meningkatkan produksi asam lambung. Konsumsi buah-buahan ini sebaiknya dibatasi, terutama saat refluks sedang kambuh.
3. Cokelat
Cokelat memang dikenal memiliki manfaat kesehatan, tetapi bagi penderita asam lambung, konsumsi berlebihan justru bisa memicu masalah. Kandungan tertentu dalam cokelat dapat melemaskan otot katup kerongkongan, sehingga isi lambung lebih mudah naik dan menimbulkan sensasi panas di dada.
4. Minuman Bersoda
Minuman bersoda dapat menyebabkan perut kembung. Tekanan berlebih pada lambung ini dapat menekan LES dan memicu kebocoran asam ke kerongkongan.
5. Kopi dan Teh Berkafein
Kafein diketahui dapat merangsang produksi asam lambung. Minum kopi atau teh berkafein dalam jumlah banyak berisiko memperparah gejala GERD.
6. Alkohol
Alkohol dapat meningkatkan produksi gas di lambung dan menyebabkan perut terasa penuh, memicu heartburn, serta memperbesar risiko refluks asam.
7. Makanan Pedas
Makanan pedas merupakan salah satu pemicu paling umum pada penderita asam lambung. Sebuah studi tahun 2020 menyebutkan bahwa 62% dari 100 pasien GERD mengaku makanan pedas sebagai pemicu utama keluhan mereka.
8. Camilan Ultra-Olahan
Makanan ultra-olahan yang tinggi lemak, garam, serta zat aditif memang praktis, tetapi berpotensi memperburuk GERD. Pola makan tinggi unsur-unsur tersebut dikaitkan dengan meningkatnya risiko refluks asam.
9. Tomat dan Olahannya
Tomat mengandung asam malat dan asam sitrat yang dapat merangsang produksi asam lambung. Tak hanya tomat segar, saus tomat, tomat kalengan, dan saus pasta juga dapat memperparah gejala GERD.
10. Teh Peppermint
Meski sering dianggap menenangkan pencernaan, teh peppermint justru dapat melemahkan LES dan memudahkan asam naik ke kerongkongan. Sebagai alternatif, teh jahe atau kamomil bisa menjadi pilihan yang lebih aman.
11. Jus Buah Asam
Jus dari buah asam seperti jeruk, tomat, atau jeruk bali tetap mempertahankan sifat asamnya. Konsumsi jus ini dapat memicu naiknya asam lambung, sama seperti buah utuhnya.
12. Daging Berlemak
Daging dengan kandungan lemak tinggi membutuhkan waktu cerna lebih lama, sehingga mendorong lambung memproduksi lebih banyak asam. Contohnya termasuk iga, ayam berkulit, dan daging sapi berlemak.
13. Pizza
Pizza bisa menjadi kombinasi berbahaya bagi penderita GERD karena mengandung saus tomat asam, daging berlemak, dan kulit yang tinggi garam. Alternatif yang lebih aman adalah membuat pizza sendiri dengan saus putih, minyak zaitun, dan topping rendah lemak.




