Cuplikan Film Avatar: Aang The Last Airbender Bocor Jelang Perilisan, Diduga Berasal Dari Email Internal

FILM Avatar Bocor

Avatar Aang The Last Airbender (Dok. Ilustrasi/AI)

BERITAINKALBAR.COM, SHOWBIZ – Kabar mengejutkan datang dari dunia perfilman internasional setelah film animasi terbaru Avatar: Aang The Last Airbender dilaporkan bocor ke internet beberapa bulan sebelum jadwal perilisan resminya pada Oktober 2026. Kebocoran tersebut langsung memicu perhatian besar dari penggemar di berbagai media sosial.

Dilansir dari GamesRadar, kebocoran itu bermula ketika seorang pengguna di platform X mengaku menerima file film tersebut melalui email yang diduga terkirim secara tidak sengaja dari pihak studio. Setelah itu, sejumlah cuplikan mulai tersebar luas dan memunculkan perdebatan di kalangan penggemar.

Baca juga:  GooYoobs Gelar Webinar Internasional Angkat Peran Pengobatan Tradisional Atasi Retensi Urin Pascapersalinan

Sementara itu, Wired melaporkan bahwa setelah potongan awal beredar, versi film berdurasi penuh kemudian ikut tersebar di sejumlah forum online. Pihak studio disebut langsung melakukan penghapusan melalui klaim hak cipta, meski salinan film terlanjur menyebar di internet.

Bocornya film ini membuat banyak penggemar terkejut karena proyek tersebut sebelumnya menjadi salah satu rilisan animasi paling dinantikan tahun ini. Sebagian penonton merasa penasaran dengan isi film, namun tidak sedikit yang menilai penyebaran materi tersebut merugikan tim produksi yang telah lama mengerjakan proyek tersebut.

Baca juga:  6 Drakor Tayang Juli 2024: yang Menegangkan hingga Romansa Menggemaskan!

Dilansir dari sejumlah forum penggemar, banyak penggemar meminta agar spoiler tidak terus disebarluaskan demi menghormati para kreator dan menjaga pengalaman menonton saat film resmi dirilis nanti.

Hingga kini, pihak Paramount dan Nickelodeon belum memberikan penjelasan resmi terkait bagaimana file tersebut bisa tersebar. Namun dugaan mengenai kebocoran melalui email internal kini menjadi salah satu sorotan utama dalam kasus tersebut

(pdp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *