Duka di Sekadau! Seluruh Penumpang Helikopter PK-CFX Meninggal Dunia, Evakuasi Terkendala

Helikopter PK-CFX di Sekadau ditemukan jatuh. Seluruh 8 korban dipastikan meninggal dunia, evakuasi ditunda hingga pagi karena medan terjal.
BERITAINKALBAR.COM, SEKADAU – Setelah berjam-jam melakukan penyisiran di hutan lebat Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, tim SAR gabungan akhirnya menemukan lokasi jatuhnya helikopter PK-CFX, Kamis (16/4/2026) malam.
Dalam perkembangan terbaru, seluruh korban yang berada di dalam helikopter dipastikan meninggal dunia. Informasi ini disampaikan berdasarkan laporan tim di lapangan yang telah mencapai titik koordinat jatuhnya helikopter.
Namun, proses evakuasi belum dapat dilakukan pada malam hari. Kondisi gelap serta medan yang terjal memaksa tim untuk menunda evakuasi hingga pagi.
Tim gabungan yang terdiri dari Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, BPBD, KPH, Damkar, serta masyarakat setempat, berhasil mencapai lokasi jatuhnya helikopter di kawasan hutan Kecamatan Nanga Taman.
Kabag Ops Polres Sekadau, AKP Sugianto, memastikan tim telah berada di lokasi sesuai koordinat terakhir helikopter sebelum hilang kontak.
“Kami sudah berada di lokasi jatuhnya pesawat. Namun malam ini tidak memungkinkan dilakukannya evakuasi karena situasi gelap dan medan sangat terjal,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh korban dalam insiden tersebut telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Tim gabungan saat ini bertahan di area perbukitan sekitar lokasi kejadian sambil menunggu kondisi memungkinkan untuk proses evakuasi.
Sebelumnya, titik awal lokasi helikopter ditemukan melalui penyisiran udara menggunakan helikopter Super Puma milik TNI AU. Tim udara mendeteksi serpihan yang diduga bagian dari helikopter sekitar pukul 15.25 WIB.
Helikopter jenis Airbus H130 dengan registrasi PK-CFX milik PT Matthew Air diketahui hilang kontak saat terbang dari Melawi menuju Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya.
Helikopter lepas landas pada pukul 07.34 WIB dan dijadwalkan tiba pukul 08.50 WIB. Namun komunikasi terputus di tengah perjalanan pada rentang waktu 08.10 hingga 08.39 WIB.




