Bupati Ketapang Hadiri Hari Posyandu Nasional 2026, Dorong Layanan Kesehatan ILP hingga Desa

Hari Posyandu Nasional 2026

Bupati Ketapang menghadiri peringatan Hari Posyandu Nasional 2026 di Desa Baru, Kecamatan Benua Kayong, Rabu (29/04/2026) (Dok. Prokopim Pemkab Ketapang)

BERITAINKALBAR.COM, KETAPANG – Bupati Ketapang menghadiri peringatan Hari Posyandu Nasional 2026 yang digelar di Desa Baru, Kecamatan Benua Kayong, Rabu (29/04/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat melalui sistem Integrasi Layanan Primer (ILP) hingga ke tingkat desa.

Peringatan Hari Posyandu Nasional itu juga menjadi bentuk komitmen Bupati Ketapang dalam mendorong pelayanan kesehatan yang merata, mudah dijangkau, dan berkualitas bagi seluruh masyarakat di Kabupaten Ketapang.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Ketapang didampingi Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten, Lusia Dewi Nurjana Alexander Wilyo, S.T., M.T. Keduanya meninjau langsung pelayanan kesehatan yang kini mencakup seluruh kelompok usia, mulai dari ibu hamil, bayi, balita, remaja, hingga lanjut usia.

Baca juga:  Anggota DPRD Kalbar 2024-2029 dari Dapil 3 Kalbar Bengkayang dan Singkawang

Pendekatan pelayanan kesehatan terpadu tersebut dinilai sejalan dengan visi pembangunan daerah untuk mewujudkan Kabupaten Ketapang yang maju, mandiri, dan memiliki kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing.

Pada kesempatan itu, Bupati Ketapang menegaskan bahwa Posyandu saat ini telah berkembang menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat melalui penerapan sistem ILP yang lebih menyeluruh.

“Melalui ILP, kita memastikan setiap warga mendapatkan akses layanan kesehatan yang setara. Ini bukan hanya program, tetapi upaya nyata menghadirkan pelayanan dasar yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.”

Baca juga:  Tegaskan Komitmen Pembangunan di Safari Ramadhan, Alexander Wilyo Ungkap Bakal Tuntaskan RS Sandai & Masjid Ini

Selain melakukan peninjauan, Bupati Ketapang bersama Ketua Tim Pembina Posyandu juga ikut terlibat langsung dalam sejumlah kegiatan pelayanan, seperti membantu menggendong dan menimbang balita, melakukan skrining kesehatan warga, hingga menyerahkan bantuan pemberian makanan tambahan (PMT).

Keterlibatan tersebut disebut menjadi simbol kehadiran pemerintah di tengah masyarakat sebagai pelayan publik yang aktif dan responsif terhadap kebutuhan warga.

Terkait program PMT, Bupati Ketapang juga mengarahkan agar pemenuhan gizi masyarakat memanfaatkan bahan pangan lokal yang memiliki kandungan nutrisi tinggi. Langkah ini dinilai penting dalam memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus menekan angka stunting.

Baca juga:  Bupati Alexander Wilyo Apresiasi Kafilah Ketapang Raih 191 Poin di MTQ Kalbar 2025

Bupati Ketapang turut menekankan pentingnya sinergi antara tenaga kesehatan, kader Posyandu, dan masyarakat agar pelayanan kesehatan berjalan optimal.

“Keberhasilan transformasi layanan kesehatan ini sangat bergantung pada sinergi semua pihak. Pemerintah hadir bukan hanya dengan kebijakan, tetapi dengan aksi nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.”

Kegiatan peringatan Hari Posyandu Nasional 2026 di Desa Baru tersebut ditutup dengan dialog santai bersama masyarakat. Dalam suasana penuh keakraban, Bupati Ketapang mendengarkan langsung berbagai masukan dan harapan warga terkait pelayanan kesehatan di Posyandu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *