May Day 2026 di Ketapang Jadi Momentum Perkuat Sinergi Buruh, Pengusaha, dan Pemerintah
Padupu 1 Mei 2026
Bupati Ketapang menyampaikan sambutan saat peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Halaman Kantor Bupati Ketapang (Dok. Prokopim Pemkab Ketapang).
BERITAINKALBAR.COM, KETAPANG – Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Kabupaten Ketapang berlangsung penuh semangat kebersamaan dan nuansa harmonis. Kegiatan yang dipusatkan di Halaman Kantor Bupati Ketapang itu dihadiri unsur Forkopimda, jajaran Pemerintah Kabupaten Ketapang, DPRD, para buruh, hingga kalangan pengusaha.
Berbagai kegiatan digelar dalam momentum tersebut, mulai dari senam massal bersama hingga pembagian 2.000 paket sembako kepada masyarakat dan pekerja. Kegiatan itu menjadi simbol sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan pekerja dalam membangun hubungan industrial yang sehat dan kondusif di Kabupaten Ketapang.
Dalam sambutannya, Bupati Ketapang menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap para pekerja yang menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah.
“Namun, di tengah harmoni ini, saya ingin mengingatkan kembali bahwa Ketapang adalah rumah besar kita bersama, tempat kita tinggal bersama dan mencari hidup. Sebagai rumah bersama, kita memiliki tanggung jawab untuk menjaga kenyamanan dan keadilan bagi setiap penghuninya.” ujarnya.
Bupati juga mengingatkan seluruh perusahaan di Kabupaten Ketapang agar tetap mematuhi aturan ketenagakerjaan yang berlaku. Ia mengakui masih terdapat sejumlah tantangan di sektor industrial, mulai dari persoalan upah hingga pemutusan hubungan kerja secara sepihak.
Pemerintah daerah bersama DPRD, lanjutnya, siap menjadi jembatan penyelesaian agar hubungan antara pekerja dan perusahaan tetap berjalan baik tanpa merugikan salah satu pihak.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ketapang juga meminta seluruh perusahaan menerapkan tiga poin penting demi mendukung pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal.
- Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal.
Setiap kesempatan kerja harus mengutamakan putra-putri daerah kita sendiri. Mereka harus menjadi aktor utama pembangunan di tanahnya sendiri.
- Wajib Memberikan Pelatihan.
Perusahaan tidak boleh hanya memakai tenaga kerja, tapi wajib membina. Berikan pelatihan hingga tenaga kerja lokal kita terampil, siap kerja, dan memiliki Sumber Daya Manusia yang berdaya saing.
- Kedepankan Musyawarah Mufakat.
Jika muncul permasalahan atau perselisihan, jangan terburu-buru mengambil tindakan sepihak. Mari kita selesaikan di meja dialog dengan semangat kekeluargaan untuk mencapai mufakat.
Di akhir kegiatan, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga situasi Ketapang agar tetap aman, damai, dan kondusif demi mendukung pertumbuhan ekonomi, investasi, dan kesejahteraan pekerja.




