Tagih Janji Dayak Center IKN, Pemimpin Besar Pasukan Merah TBBR Panglima Jilah Temui Jokowi di Solo

Dayak Center IKN

Panglima Jilah saat sampaikan keterangan. (Tribun Solo)

BERITAINKALBAR.COM, SOLO — Pemimpin Besar Pasukan Merah Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR), Panglima Jilah, menemui Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo di kediamannya di kawasan Sumber, Solo, Kamis (5/3/2026) siang. Pertemuan tersebut dilakukan untuk menindaklanjuti rencana pembangunan Dayak Center di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Unggahan akun Instagram @suarakartakita memperlihatkan momen kedatangan Panglima Jilah bersama rombongan dari Kalimantan Timur ke kediaman Jokowi. Koordinator rombongan dari Kalimantan Timur, Susilo, menjelaskan bahwa kedatangan Panglima Jilah bertujuan untuk menanyakan kembali realisasi pembangunan Dayak Center di IKN yang sebelumnya pernah dijanjikan oleh Jokowi kepada masyarakat Dayak.

Baca juga:  Dokter Richard Lee Resmi Ditahan Polda Metro Jaya Terkait Dugaan Pelanggaran Perlindungan Konsumen

“Jadi, karena dulu Pak Jokowi yang berjanji kepada Panglima Jilah, beliau menanyakan kembali untuk pembangunan di IKN,” ungkapnya.

Susilo mengatakan, kunjungan tersebut juga merupakan bentuk aspirasi masyarakat Dayak yang ingin memastikan pembangunan pusat kebudayaan tersebut benar-benar terwujud. Menurutnya, Panglima Jilah hadir sebagai representasi masyarakat Dayak dari berbagai wilayah di Kalimantan.

“Nanti kemungkinan pemerintah akan mengakomodir itu. Jadi beliau (narasumber) merupakan kepanjangan tangan dari saudara-saudara kita masyarakat Dayak di Kalimantan untuk mengamanahkan kepada Panglima Jilah guna menanyakan progres Dayak Center tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, Panglima Jilah menegaskan bahwa keberadaan Dayak Center di IKN sangat dinantikan masyarakat Dayak. Ia berharap proyek tersebut segera direalisasikan sebagai bagian dari pembangunan IKN yang juga mengakomodasi identitas budaya lokal.

Baca juga:  Prabowo Menginap di IKN, Agenda Besok Pantau Langsung Pembangunan

“Dalam rangka pembangunan IKN tentunya, dan terutama khusus untuk Dayak Center agar segera direalisasikan. Karena kita warga Dayak sudah menunggu bagaimana Dayak Center itu berdiri di IKN,” terangnya.

Ia menyebut secara teknis pembangunan Dayak Center diperkirakan mulai berjalan dalam waktu dekat. Selain menjadi pusat kebudayaan, fasilitas tersebut juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui berbagai kegiatan kreatif dan usaha lokal.

“Secara teknis, pembangunannya akan dilaksanakan kemungkinan di tahun ini atau di tahun depan akan berjalan. Secara ekonomi, di situ nanti ada namanya galeri UMKM yang akan meningkatkan pendapatan masyarakat. Selain itu, budaya, tradisi, dan tarian-tarian juga akan ditampilkan. Hal itu akan sangat menunjang ekonomi masyarakat setempat, budaya tradisi dan pelestarian,” sambungnya.

Baca juga:  Pemkot Pontianak Raih Empat Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Kalbar 2025

Menanggapi pertemuan tersebut, Panglima Jilah menyebut Jokowi memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan Dayak Center sebagai bagian dari penguatan identitas budaya di kawasan IKN.

“Beliau sangat mendukung, karena beliau juga yang berjanji dengan kita bahwa Dayak Center itu harus ada di IKN,” tandasnya. (da)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *