Pemprov Kalbar Gelar Operasi Pasar Ramadan di Sanggau, Tekan Lonjakan Harga Bahan Pokok

Pasar Murah Sanggau

Gubernur Kalbar Ria Norsan saat menyampaikan arahan Operasi Pasar Murah di Kabupaten Sanggau. (Dok. Adpim Pemprov Kalbar)

BERITAINKALBAR.COM, SANGGAU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mengadakan kegiatan Pasar Murah Ramadan di halaman Masjid Al-Muawwanah, Kabupaten Sanggau, Rabu (25/2/2026). Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok selama Ramadan.

Program ini menjadi langkah antisipatif pemerintah daerah dalam merespons kenaikan harga sejumlah komoditas pangan, terutama bawang merah dan cabai, yang belakangan mengalami peningkatan cukup tajam. Melalui pasar murah, pemerintah berupaya menekan laju inflasi sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga yang lebih terjangkau.

Baca juga:  Disdikbud Kalbar akan Bangun 2 SMK Baru di 2025, Ini Lokasinya!

Dalam sambutannya, Gubernur Ria Norsan menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, khususnya dalam menjaga keseimbangan ekonomi daerah.

“Melalui kegiatan Pasar Murah ini, pemerintah berupaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, sehingga daya beli tetap terjaga dan stabilitas ekonomi daerah dapat dipertahankan,” ujarnya.

Beragam bahan pokok strategis dijual dengan harga subsidi, di antaranya beras, gula pasir, minyak goreng, telur, bawang merah, dan cabai. Harga yang ditawarkan berada di bawah harga pasar sehingga diharapkan mampu meringankan beban masyarakat.

Baca juga:  Daftar Gubernur Kalbar dari Tahun ke Tahun, 1953 hingga 2023

Selain sebagai instrumen pengendalian inflasi, pelaksanaan pasar murah ini juga mencerminkan kepedulian sosial pemerintah di bulan suci yang identik dengan nilai kebersamaan dan solidaritas.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga mengimbau masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan mempererat tali silaturahmi, sekaligus menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat semangat gotong royong.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan langkah-langkah strategis dalam menjaga kestabilan harga, menjamin ketersediaan bahan pokok, serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Kalimantan Barat. (da)

Baca juga:  Gaji ASN 2026 Belum Naik? Ini Penjelasan Lengkap Kemenkeu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *