Jenis Gempa di Kapuas Hulu dan Kategori Kedalamannya

0
Jenis Gempa Kapuas Hulu

Gempa Kapuas Hulu hari ini, pada Senin (25/3/2024) malam WIB. (X @infoBMKG)

BERITAINKALBAR.COM – Apa jenis gempa di Kapuas Hulu dan kategori kedalamannya?

Gempa bumi adalah fenomena alam yang sering kali menimbulkan kepanikan dan kerusakan. Namun, untuk memahami seberapa besar dampak yang bisa terjadi, penting untuk memahami jenis gempa dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Salah satu aspek yang penting adalah kedalaman gempa.

Gempa Kapuas Hulu

Pada Senin (25/3/2024) malam WIB, wilayah Kapuas Hulu mengalami gempa bumi tektonik dengan parameter kekuatan M=4.3. Analisis dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan bahwa episenter gempa berada di koordinat 1.14 LU dan 113.0 BT, sekitar 34 km BaratLaut KAPUASHULU-KALBAR dengan kedalaman 10 km.

Gempa bumi yang terjadi di Kapuas Hulu diklasifikasikan sebagai gempa kedalaman dangkal. Apa artinya gempa bumi tersebut masuk dalam kategori kedalaman dangkal?

Kedalaman gempa mengacu pada jarak vertikal dari permukaan bumi hingga titik di mana gempa bumi terjadi, yang juga dikenal sebagai hiposenter. Gempa yang memiliki kedalaman dangkal terjadi pada kedalaman kurang dari 60 km di bawah permukaan bumi.

Sedangkan gempa yang terjadi pada kedalaman antara 60 km hingga 300 km dianggap sebagai gempa bumi menengah. Gempa bumi dengan kedalaman lebih dari 300 km dianggap sebagai gempa bumi dalam atau dalam.

Jenis Gempa Bumi Kapuas Hulu

Dalam konteks Kapuas Hulu, gempa bumi yang terjadi memiliki kedalaman 10 km, sehingga masuk dalam kategori kedalaman dangkal. Ini menunjukkan bahwa gempa tersebut terjadi relatif dekat dengan permukaan bumi. Gempa kedalaman dangkal sering kali menghasilkan getaran yang lebih kuat di permukaan bumi, yang dapat meningkatkan potensi kerusakan pada struktur bangunan dan infrastruktur.

Meskipun gempa dengan kedalaman dangkal cenderung memiliki dampak yang lebih besar, perlu diingat bahwa faktor-faktor lain seperti kekuatan gempa, jarak dari episenter, dan kondisi geologis lokal juga berperan dalam menentukan seberapa besar kerusakan yang mungkin terjadi.

Pemahaman tentang jenis dan kedalaman gempa bumi sangat penting dalam perencanaan mitigasi bencana dan tanggap darurat. Dengan pemantauan yang cermat dan penanganan yang tepat, diharapkan dapat mengurangi dampak negatif dari gempa bumi di wilayah Kapuas Hulu dan daerah lainnya. (da)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *