Pemuda Katolik Komcab Ketapang Soroti Bahaya Narkoba di Air Upas yang Ancam Masa Depan Generasi Muda

Ketua Pemuda Katolik Komcab Ketapang Periode 2025-2028, Erasmus Canaga Antutn, S.Sos. (Dok. Pemuda Katolik Komcab Ketapang)
BERITAINKALBAR.COM, KETAPANG — Selain maraknya aksi teror, peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Kecamatan Air Upas juga menjadi ancaman serius yang dikhawatirkan dapat merusak masa depan generasi muda. Kondisi ini mendapat sorotan dari Pemuda Katolik Komcab Ketapang yang menyatakan keprihatinan mendalam atas situasi tersebut.
Ketua Pemuda Katolik Komcab Ketapang, Erasmus Canaga Antutn, menegaskan bahwa persoalan narkoba bukan hanya masalah hukum, tetapi juga krisis sosial yang dapat melemahkan fondasi masyarakat.
“Fenomena ini tidak hanya mengancam keamanan dan ketertiban umum, tetapi juga merusak masa depan generasi muda serta melemahkan sendi-sendi kehidupan sosial,” ujarnya dalam pernyataan sikap, kepada Beritain Kalbar, Rabu (25/3/2026).
Menurut Erasmus, jika tidak ditangani secara serius, peredaran narkoba dapat menciptakan generasi yang kehilangan arah dan produktivitas. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya langkah terpadu dari semua pihak.
Pemuda Katolik secara tegas mengutuk keras peredaran dan penyalahgunaan narkoba yang terjadi di wilayah tersebut. Mereka juga mendesak aparat penegak hukum untuk bertindak tanpa kompromi terhadap para pelaku.
“Kami mendesak agar jaringan narkoba diberantas hingga ke akar-akarnya, dengan tindakan yang tegas dan transparan,” tegasnya.
Lebih jauh, Pemuda Katolik juga mendorong pendekatan preventif melalui edukasi dan pembinaan masyarakat, khususnya generasi muda yang menjadi kelompok paling rentan.
“Kami mendorong pemerintah daerah untuk meningkatkan edukasi dan program pencegahan narkoba secara berkelanjutan, terutama bagi anak-anak muda,” tambah Erasmus.
Tak hanya itu, organisasi ini juga mengajak masyarakat untuk aktif terlibat dalam upaya pencegahan, mulai dari lingkungan keluarga hingga komunitas.
“Perlu ada gerakan bersama, dari tokoh agama, tokoh adat, hingga pemuda untuk melawan narkoba dan menjaga masa depan generasi kita,” ujarnya.
Erasmus menekankan bahwa solidaritas sosial dan kepedulian bersama menjadi kunci utama dalam menghadapi ancaman ini. Tanpa keterlibatan semua pihak, upaya pemberantasan narkoba akan sulit mencapai hasil maksimal.
Dengan situasi yang semakin kompleks, Pemuda Katolik Komcab Ketapang berharap langkah nyata segera diambil agar Air Upas tidak hanya bebas dari teror, tetapi juga dari ancaman narkoba.
“Kami percaya, jika semua pihak bergerak bersama, kita bisa menyelamatkan generasi muda dan membangun masa depan yang lebih baik,” tutupnya. (da)




