Benarkah Infeksi Gigi Bisa Menyerang Jantung? Ini Penjelasan Dokter

Ilustrasi Infeksi Gigi dan Risiko Penyakit Jantung (Dok. Beritain Kalbar)

BERITAINKALBAR.COM, LIFESTYLE – Banyak orang baru memberi perhatian pada gigi ketika rasa nyeri muncul atau saat gusi mulai berdarah. Padahal, kondisi rongga mulut menyimpan dampak yang jauh lebih luas daripada sekadar urusan makan dan berbicara. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa masalah pada gigi dan gusi dapat berhubungan dengan organ vital lain, termasuk jantung.

Dokter Gigi Umum dari Pusat Jantung Nasional (PJN) Harapan Kita, drg. Rahmanto Budi, MM, menuturkan bahwa kesehatan mulut yang buruk dapat menjadi jalur masuk berbagai penyakit serius. Salah satu yang paling berbahaya adalah gangguan pada jantung.

Ia menggambarkan hubungan tersebut dengan analogi sederhana. Menurutnya, gigi berperan layaknya pagar yang melindungi rumah. Bila pagar rusak, maka bagian dalam rumah menjadi lebih mudah terkena ancaman.

Baca juga:  Jenis-jenis Asuransi untuk Bisnis dan Manfaatnya

“Hubungan gigi dan jantung itu adalah hubungan yang sangat erat. Ibaratnya gigi itu seperti pagar rumah kalau jantung itu rumahnya jadi kalau gigi rusak otomatis akan banyak masalah yang timbul ke dalam rumahnya jika tidak dijaga dengan baik,” kata drg. Rahmanto.

Lebih jauh ia menjelaskan, rongga mulut dapat menjadi sumber infeksi yang akhirnya menyerang jantung. Keterkaitan ini tidak muncul begitu saja, melainkan didukung oleh temuan ilmiah mengenai kesamaan jenis bakteri.

Penelitian menemukan mikroorganisme yang biasa hidup di mulut ternyata juga dapat ditemukan pada plak lemak di pembuluh darah pasien aterosklerosis atau penyempitan arteri. Saat terjadi radang gusi, bakteri punya peluang masuk ke aliran darah dan berjalan menuju organ jantung.

Baca juga:  DPR Desak Pemerintah Benahi Total Program Makan Bergizi Gratis

Ketika sudah sampai, bakteri dapat menempel pada katup maupun bagian jantung yang mengalami kerusakan. Risiko ini meningkat pada mereka yang memiliki katup jantung buatan. Infeksi gusi yang dikenal sebagai periodontitis membuat perpindahan bakteri ke peredaran darah semakin mudah terjadi.

Menurut Rahmanto, penyebaran bakteri tersebut bisa memicu peradangan berat. Dampaknya bukan hanya mengganggu fungsi jantung, tetapi juga berpotensi menimbulkan penyakit serius seperti endokarditis.

Risiko yang Perlu Diwaspadai

Ada beberapa hal penting yang menjadi perhatian tenaga medis terkait kaitan kesehatan mulut dan jantung:

  • Endokarditis infektif, yakni infeksi pada lapisan dalam jantung yang kerap berawal dari bakteri mulut.

  • Peradangan sistemik, akibat infeksi gusi kronis yang meningkatkan zat pemicu inflamasi dan mempercepat penyumbatan pembuluh darah koroner.

  • Skrining sebelum operasi, di mana pasien bedah jantung biasanya harus menjalani pemeriksaan gigi terlebih dahulu guna menekan risiko infeksi setelah tindakan.

Baca juga:  Ide Hampers Imlek 2026 Murah dan Estetik, Budget Aman di Bawah Rp200 Ribu

Cara Sederhana Melindungi Jantung dari Mulut

Rahmanto menegaskan, merawat kebersihan gigi merupakan langkah preventif jangka panjang untuk menjaga jantung tetap sehat. Beberapa kebiasaan dasar yang perlu diterapkan antara lain:

  1. Menyikat gigi setidaknya dua kali sehari dengan teknik yang tepat.

  2. Memeriksakan diri ke dokter gigi setiap enam bulan, walaupun tidak sedang merasakan keluhan.

  3. Segera menangani gusi berdarah atau gigi berlubang tanpa menunggu rasa sakit memberat.

(pdp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *