Dorong Investasi, Pemkot Pontianak Tekankan Percepatan dan Kepatuhan Izin Usaha

Sekretaris Daerah Kota Pontianak Amirullah dan jajarannya dalam kegiatan sosialisasi pengawasan penyelenggaraan perizinan Kota Pontianak (Dok. Kominfo Pontianak)

BERITAINKALBAR.COM, PONTIANAK – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak terus memperkuat pengawasan perizinan agar kemudahan layanan berjalan seiring dengan kepatuhan aturan dan kepastian usaha bagi pelaku usaha.

Sekretaris Daerah Kota Pontianak Amirullah menilai perizinan memegang peran penting dalam menggerakkan ekonomi daerah. Karena itu, kemudahan layanan perlu dibarengi pengawasan yang jelas dan konsisten.

“Kalau perizinan berjalan rapi dan diawasi dengan baik, pelaku usaha merasa aman, pemerintah juga lebih mudah menjaga keteraturan,” ujarnya usai membuka Sosialisasi Pengawasan Penyelenggaraan Perizinan Kota Pontianak, mewakili Wali Kota Pontianak, di Aula SSA Kantor Wali Kota pada Rabu, 17 Desember 2025.

Baca juga:  Foodmedia, Aplikasi Kuliner yang Usung Harga Jujur dan Misi Kemanusiaan di Pontianak

Ia menekankan pengawasan tidak semata-mata berorientasi pada penindakan. Pendekatan pembinaan dinilai lebih efektif untuk mencegah potensi persoalan sejak awal.

“Yang ingin kita jaga itu ketertiban dan kepercayaan, bukan sekadar penindakan,” katanya.

Amirullah juga mengingatkan pelaku usaha untuk memandang perizinan sebagai bagian dari perlindungan usaha.

“Izin yang sesuai aturan memberi rasa tenang dalam berusaha dan membantu usaha bertahan dalam jangka panjang,” ucapnya.

Baca juga:  Penutupan Jalan Rahadi Usman Selama HUT ke-254 Pontianak 22-26 Oktober 2025: Peta dan Jam Operasional

Inspektur Kota Pontianak Trisnawati menjelaskan kegiatan sosialisasi ini digelar sebagai tindak lanjut kebijakan pemerintah kota dalam memperkuat pengawasan perizinan.

“Kegiatan ini kami rancang untuk menyamakan pemahaman semua pihak, baik pengawas, perangkat daerah, maupun pelaku usaha,” terang Tina, sapaan karibnya.

Ia menyebut sosialisasi juga diarahkan pada pengawasan yang lebih bersifat pencegahan dan pembinaan.

“Kami ingin perizinan berjalan tertib, transparan, dan akuntabel, tanpa harus selalu berakhir pada penindakan,” imbuhnya.

Baca juga:  Pj Wako Ani Sofian Sebut Pemkot Pontianak Siap Gelar Open Bidding Eselon Dua

Tina menambahkan, kegiatan ini diikuti sekitar 100 peserta yang terdiri atas tim pengawasan penyelenggaraan perizinan dari Inspektorat, Kepolisian, dan Kejaksaan, pelaku usaha, kepala perangkat daerah terkait, serta ASN Inspektorat Kota Pontianak.

“Terima kasih banyak kepada Bapak Sekda, narasumber Brigjen TNI Fahri Amran dan Suarto dari Bappenas, serta semua yang hadir,” pungkasnya. (Kominfo Pontianak)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *