Banjir Rendam Hampir Seluruh Desa di Nanga Taman, Aktivitas Warga Lumpuh

Kondisi banjir di Kecamatan Nanga Taman, Sekadau, pada Kamis (8/1/2026). (Instagram/@erwin__borneo)
BERITAINKALBAR.COM, SEKADAU – Curah hujan tinggi yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir menyebabkan debit air sungai di wilayah Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, meluap drastis. Peristiwa banjir tersebut terjadi pada Kamis, 8 Januari 2026, dan berdampak luas terhadap permukiman serta aktivitas masyarakat.
Berdasarkan unggahan akun Instagram @nangataman_informasi_new, kenaikan debit air mulai terpantau signifikan sejak dini hari. Sekitar pukul 05.00 WIB, air sungai mulai meluap dari bibir sungai dan masuk ke permukiman warga dengan arus yang cukup kuat. Hingga Kamis siang, ketinggian air dilaporkan terus meningkat, merendam jalan akses utama serta ribuan rumah warga.
Hampir seluruh desa yang berada di bantaran sungai dan dataran rendah di Kecamatan Nanga Taman terdampak banjir. Sejumlah wilayah yang dilaporkan mengalami dampak cukup parah meliputi Desa Mongko, Desa Koman, Desa Merumo, Desa Senangak, Desa Seluak, Desa Mentukak, serta Desa Nanga Taman sebagai pusat kecamatan. Selain itu, beberapa desa lain di wilayah sekitar juga dilaporkan ikut terendam.
Di lapangan, banjir menyebabkan aktivitas ekonomi warga lumpuh total. Akses transportasi darat menuju pusat kecamatan sulit dilalui kendaraan bermotor akibat genangan air yang semakin tinggi. Warga terlihat mulai mengevakuasi barang-barang berharga ke tempat yang lebih aman dan lebih tinggi. Sementara itu, sebagian lansia dan anak-anak mulai diarahkan ke titik-titik pengungsian mandiri yang dinilai lebih aman dari luapan air.
Melalui unggahan tersebut, masyarakat juga berharap adanya respons cepat dari pihak terkait dan relawan untuk menyalurkan bantuan logistik serta peralatan evakuasi. Pasalnya, debit air masih berpotensi terus naik apabila hujan kembali turun di wilayah hulu sungai. (da)




